Events

Jazz Camp Bromo 2025: Melodi Baru dari Lereng Bromo

today26 Juli 2025 77

Background
share close

Di tengah lanskap megah dan hening Gunung Bromo, Jazz Camp Bromo 2025 hadir bukan sebagai sekadar pelatihan musik, melainkan ruang pembentukan jiwa. Selama enam hari, sepuluh musisi muda berbakat—hasil seleksi ketat dari Jazz Camp Solo—menjalani residensi kreatif yang mengedepankan kedalaman musikal, karakter, dan kebersamaan.

Program ini digawangi oleh Kevin Yosua, bassis muda yang menjadi figur penting dalam regenerasi jazz Indonesia. Ia tidak sendiri. Bersama Kevin, hadir para mentor dengan reputasi solid di kancah jazz nasional: Sri Hanuraga (pianis), Hansen Arief (drummer), Alfado Jacob (gitaris), serta Monita Tahalea (vokalis) yang kini turut memperkuat tim pengajar.

Kegiatan berlangsung dalam format masterclass, private session, hingga diskusi musikal yang berlangsung dari pagi hingga malam. Tak sekadar berbagi teknik, para mentor membangun ruang interaksi yang setara, memungkinkan peserta muda menyerap tidak hanya ilmu, tapi juga nilai-nilai yang melekat dalam jiwa jazz: disiplin, kepekaan, dan kejujuran dalam bermain.

Puncak dari Jazz Camp ini adalah penampilan langsung para peserta di panggung BRI Jazz Gunung Series 2, pada Sabtu, 26 Juli 2025. Mereka akan berbagi panggung bersama penyanyi muda berbakat Natasya Elvira, dalam pertunjukan yang sekaligus menjadi debut penting mereka di kancah profesional. Tak hanya itu, para mentor pun dijadwalkan tampil dalam sebuah jam session terbuka, menjadi momen perayaan kolektif dari semangat musikal lintas generasi.

Di tengah lanskap festival musik yang semakin ramai dengan ragam genre, kehadiran Jazz Camp menjadi napas segar. Ia menegaskan bahwa regenerasi jazz Indonesia tak pernah absen, hanya butuh ruang yang tepat untuk tumbuh. Ruang yang bukan hanya mendewakan panggung besar, tetapi juga memuliakan proses.

Bagi KLCBS, Jazz Camp Bromo adalah refleksi akan pentingnya komitmen terhadap pembinaan yang berkelanjutan. Karena jazz, sejatinya, selalu hidup di antara yang klasik dan yang baru, di antara yang diajarkan dan yang ditemukan sendiri. Dan dari lereng Bromo, kita menyaksikan bagaimana masa depan itu sedang disusun, satu harmoni demi harmoni.

Written by: admin

Rate it

Post comments (0)

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


PIONER RADIO JAZZ #1 DI INDONESIA